Berawal dari kesukaannya akan musik, dan ditemani oleh Ibunda tercinta yang pandai bermain piano, Fariz yang bernama lengkap Fariz Roestam Moenaf ternyata sudah mulai belajar piano saat berusia delapan tahun. Fariz belajar piano pada Sunarto Sunaryo dan juga Prof. Charlotte Sutrisno JP. Pengalamannya dalam bermusik dimulai dengan pertemanannya dengan Debby dan Odink Nasution ketika Fariz masih berusia 12 tahun, saat itu mereka membentuk Young Gipsy dengan membawakan musik blues dan rock.
Berbekal 'fondasi kuat' itu, tahun 1975, Fariz bekerja sama dengan Addie MS, Adjie Soetama dan Iman RN untuk membuat operet pada acara perpisahan dan vokal group sekolahnya. Fariz RM dan teman-temannya di Vokal Group SMA 3 ikutan "Lomba Cipta Lagu Remaja" yang diadakan oleh Radio Prambors dan berhasil membawa mereka menggaet Juara III dan masuk lima besar.
Selepas SMA, tahun 1978, Fariz RM memasuki masa kuliah di ITB jurusan Seni Rupa dan mencoba membantu, mengembangkan dan menimba ilmu serta menambah pengalaman untuk dua group band beraliran rock, Giant Step dan The Rollies. Di Giant Step, Fariz bertindak sebagai musisi pengganti untuk kibordis Giant Step untuk penampilan panggung. Sedangkan di The Rollies, Fariz menggantikan posisi pada dram untuk karya-karya pentas.
Tahun 1979, Fariz RM mendapat kesempatan untuk membantu mengiringi kelompok musik dari Bandung pimpinan Harry Roesly, Harry Roesli Kharisma. Setelah terlibat di berbagai group band, akhirnya Fariz RM membuat album kedua dengan judul Sakura, tahun 1980. Sukses album kedua ini lalu diikuti dengan dirilisnya album perdana Fariz yang belum sempat dirilis.
|