Video Musik Indonesia



KUMPULAN LIRIK LAGU INDONESIA DARI TAHUN 70-AN HINGGA YANG TERBARU

ARTIS   A  ::   B  ::   C  ::   D  ::   E  ::   F  ::   G  ::   H  ::   I  ::   J  ::   K  ::   L  ::   M  ::   N  ::   O  ::   P  ::   Q  ::   R  ::   S  ::   T  ::   U  ::   V  ::   W  ::   X  ::   Y  ::   Z  

  Create an account
:: Home  ::  Links  ::  Your Account  ::  Lyric Search  ::  Forums  ::
Login
Nickname

Password

Don't have an account yet? You can create one. As a registered user you have some advantages like theme manager, comments configuration and post comments with your name.
 
Top Artis

Bunga Citra Lestari

Peter Pan

Kerispatih
 
Top Album

Kenyataan Perasaan
 

OST Love Is Cinta
 

The Best of
 

MindNSoul
 

Hari Yang Cerah
 
 
 
Artist/Band :: Album :: Song :: Tops :: Search :: A-Z
Biography :: Discography                
 
  Home : Top Music : Ello : Biography  

Ello Biography
 
   
Artist: Ello
Year: 1983
Genre:
   

Pepatah buah jatuh tak jauh dari pohonnya, agaknya tepat untuk menggambarkan sosok Ello, pelantun tembang Pergi Untuk Kembali versi baru, yang belakangan ini mencuri perhatian penikmat musik Indonesia. Ya, Ello tak lain tak bukan adalah putra ketiga dari pasangan pencipta lagu kenamaan Minggus Tahitoe dan penyanyi Diana Nasution. Tak heran jika bakat musik mengalir deras di tubuh pemilik nama asli Marcello Tahitoe ini.

Tumbuh di tengah keluarga pecinta musik, Ello kecil sudah diikutkan les piano sejak umur 4 tahun. Tak heran, bagi Ello musik sudah menjadi insting dan inspirasi setiap hari. "Sebagian besar hidupku berada dalam lingkungan keluarga yang senang musik. Hingga sepertinya hidupku memang sudah di musik," ujar penggemar sepak bola yang juga gape memainkan gitar, dram dan bass ini.

Tak hanya dikenalkan pada alat musik, Ello kecil pun sudah dibiasakan menyanyi. Tak hanya ikut paduan suara di gereja, Ello juga sering naik panggung setiap kali ada kesempatan. Lucunya, lama kelamaan Ello sering malas jika tiba giliran latihan. Begitu duduk di kelas 2 SMP, ia pun minta berhenti les musik. "Bosan. Mendingan belajar dari pengalaman saja," ujarnya.

Rupanya Ello lebih suka praktik langsung di atas panggung. "Memang kalau les aku sering bosan. Tapi kalau sudah diminta perform di atas panggung, aku senangnya minta ampun. Apalagi kalau manggungnya bareng teman-teman. Seru. Soalnya aku jadi bisa berekspresi," ujar pria yang sejak kelas 3 SMP sudah menulis lagu sendiri ini.

Kontrak 6 Tahun
Bertahun-tahun menggeluti musik karena hobi, diam-diam Ello menyimpan cita-cita untuk menjadi penyanyi profesional. Tapi, ini sama sekali bukan paksaan dari kedua orang tuanya, lo. "Mama dan Papa tidak pernah memaksakan kemauan, kok. Mereka justru memberiku kebebasan memilih apa yang akan aku jalani. Hanya saja, mereka juga memberikanku bekal musik. Bekal itu mau dipakai atau tidak, terserah aku. Jadi ini pilihanku sendiri," terang Ello.

Demi meretas cita-citanya, Ello remaja pelan-pelan belajar membuat demo musik, yang direkam di studio mini miliknya sendiri. Tanpa sungkan Ello pun menawarkan sendiri demo tersebut ke beberapa perusahaan rekaman. Sayang, tanggapan yang diterimanya tak seperti yang diharapkan. "Ada yang tidak serius mendengarkan, ada pula yang cuma menggantung kaset demoku itu tanpa didengar terlebih dahulu."

Diremehkan oleh pemilik perusahaan rekaman, berkali-kali dialami Ello. "Untungnya aku enggak sampai dimaki-maki," cerita Ello yang sedih karena isi demo tersebut semuanya hasil ciptaan sendiri. "Aku kecewa karyaku di-under estimate-kan. Tapi aku tetap terima. Justru dari situ aku malah terpicu untuk maju."

Namun pencarian Ello berakhir bahagia. Sebuah perusahaan rekaman raksasa, Sony BMG, tertarik dengan demo miliknya. Label yang dulunya masih bernama Sony Music Indonesia tersebut bahkan dengan berani mengontrak Ello selama 6 tahun, untuk pembuatan 6 album. "Aku sampai heran. Akhirnya malah aku yang ditawari untuk membuat sampai enam album," kisah Ello yang mengaku tak tahu alasan Sony BMG memilihnya saat itu. "Barangkali karena karakter vokalku sesuai dengan yang mereka cari, ya."

Dampingi Boyz II Men
Dari situ, perjalanan karier Ello berjalan mulus. Sebelum merekam album solo perdana, ia terlebih dahulu berduet dengan Audy dalam tembang Silang Hati, salah satu nomer di album "20-02" milik Audy. Tapi, tanpa alasan yang jelas, video klip Silang Hati yang sebenarnya sudah selesai digarap ini pun akhirnya batal tayang di layar kaca.

Rupanya hoki Ello memang terletak pada album solonya. Meski butuh waktu cukup lama, album perdananya berhasil mendatangkan banyak pujian. "Lumayan lama sih, mengerjakan semuanya. Persiapannya sendiri mulai akhir 2003. Yang susah adalah mengumpulkan materi lagu," cerita Ello yang menulis sendiri 8 dari 10 lagu yang ada di albumnya.

"Aku kan, maunya menyanyikan lagu yang kutulis dan kuaransemen sendiri. Nah, untuk membuat 1 lagu saja, kalau keadaanku sedang enggak mood, ya enggak akan bisa. Jadi harus menunggu sampai mood oke, baru aku merasa nyaman bekerja," ujar Ello yang mengaku lebih puas membawakan lagu ciptaan sendiri. "Jadi lebih mudah menghayatinya. Apalagi saat sedang di atas panggung."

Selain itu, Ello rupanya punya target sendiri. "Sekarang ini aku ingin menampilkan image bahwa aku bukan hanya sekadar penyanyi solo, tapi juga penulis lagu, komposer dan arranger," ujar mahasiswa Advertising FISIP UI yang untuk album perdananya ini akhirnya mau menyanyikan 2 lagu karya pencipta lain. "Satu lagu lama Papa. Satunya lagi duetku dengan Glenn Fredly."

Kini Ello mulai bisa bernafas lega. Jalannya menuju sukses sudah terbentang lebar. Lewat lagu Pergi Untuk Kembali, tembang lawas ciptaan ayahnya sendiri tersebut, Ello berhasil memikat para penikmat musik. Tak hanya anak muda yang tertarik mendengarkan beat asyik dari single yang diaransemen ulang oleh Ello ini, tapi juga mereka yang tergolong generasi tua. "Ternyata banyak om dan tante yang suka. Mungkin mereka jadi bisa bernostalgia."

Tentang pemilihan Pergi Untuk Kembali sebagai tembang andalan, Ello ternyata punya cerita sendiri. "Waktu itu Pak Jan Djuhana (bosnya Sony BMG, Red) memintaku membawakan lagu lama. Nah, aku pilih Pergi Untuk Kembali. Soalnya, sesudah digarap dengan aransemen baru, jadinya seru. Lagu ini cathcy. Cepet diingatan orang," sambung Ello yang segera mengeluarkan klip single kedua, Cinta Kita Telah Usai.

Meski begitu Ello sadar, perjuangannya masih panjang. "Yang jelas, saat ini aku sangat bersyukur atas semua kesempatan yang sudah kuperoleh," ujar Ello yang akan tampil sebagai penyanyi pembuka pada konser Boyz II Men di Istora Senayan, 2 Mei ini. Ini kali kedua Ello terpilih mendampingi penyanyi besar, setelah sebelumnya ia tampil pada konser Krisdayanti, 15:30, beberapa waktu lalu. "Rasanya senang dan juga bangga. Sebab ini kesempatan langka."

topMusic ©
Modules
· Home
· Advertising
· Recommend Us
· topMusic
· Web Links
· Your Account
 
Information
 
Who's Online
There are currently, 161 guest(s) and 0 member(s) that are online.

You are Anonymous user. You can register for free by clicking here
 
Copyright (c) 2007 by Lirik Lagu Indonesia Team. All rights reserved.


:: fiblack phpbb2 style by Daz :: PHP-Nuke theme by www.hellhole.org ::