'Ngamen' ternyata juga bisa mengantar seseorang menjadi musisi besar. Buktinya Aria Baron Suprayogi, gitaris kelahiran Bandung, 16 Januari 1970 yang ternyata memulai karirnya dengan 'ngamen' bersama bandnya, Circus dan Postcard di Bandung. Namun tempat mereka 'ngamen' bukan di perempatan jalan melainkan manggung di berbagai acara kampus. Baron yang punya talenta besar sempat mengikuti ajang LMC (Light Music Contest) Yamaha dan meraih gelar gitaris terbaik selama tiga tahun berturut-turut (1986-1988)!
Membidani Banyak Band: Ternyata seorang Baron yang rajin ngamen itu juga punya andil dalam pembentukan beberapa grup besar di tanah air, salah satunya adalah /rif yang dibentuknya bareng Andi, Iwan, Abi dan Ade. And setelah hijrah ke Jakarta seusai mengelarkan studinya di Universitas Parahyangan, ia bersama Armand, Budjana, Ronald dan Thomas untuk mendirikan Gigi, pada 22 Maret 1994. Seusai merampungkan album kedua Gigi, Baron harus melanjutkan studi di Communication Arts, di New York Institute of Technology, Amerika.
Pertengahan tahun 2000, ketika Baron kembali ke Tanah Air, ia lantas merekrut E'el (mantan dramer ADA Band) dan Adi Dharmawan, basis Donny Suhendra hingga terbentuklah NO! Band. Di tengah jalan, nama NO! Band pun berubah, dan diganti menjadi Baron Band. Tahun 2002, dengan formasi hanya bertiga, Baron pun merilis Volume 01 yang pada waktu itu diproduksi BMG Music Indonesia. Untuk penampilan live, Baron merekrut Krisna (kibor) dan Iyun (dram) - keduanya personel Discus - untuk memperkuat performa Baron Band. |