Semua berawal dari acara tujuh Belasan!! Kakak beradik, Aris (gitar) dan Sita (bas) serta sepupu mereka, Enya (gitar), dan Sigit (vocal), semuanya anak karyawan PT. Jasa Marga, ditawari untuk tampil di acara Tujuh Belasan yang diadakan kantor Jasa Marga di bulan Juli 1993.
Dalam perkembangannya, rupanya para personil band ini tergugah untuk lebih serius untuk bermain musik. Dalm upaya membangun sebua band yang lebih solid mereka pun mengajak Anya bergabung sebagai pemain keyboard. Menyusul kemudian, BS (drum), Adon (vocal) dan Arif (vocal latar). Bermodalkan formasi ini, mereka tampil pertama kalinya di acara Departemen Pekerjaan Umum pada bulan November 1993. saat itu mereka masih mengusung nama JM's KIDS (Anak-Anak Jasa Marga -red).
Nama Base Jam sendiri mulai resmi dipakai pada tanggal 15 Januari 1994. Kata Base diambil dari inisial nama kedelapan personel sedang 'Jam' bisa berarti Jasa Marga atau juga Jam Session. Nama Base Jam ini rupanya membawa berkah, karena pada tahun itu juga mereka berhasil meraih predikat best talent dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh radio Prambors.
Mulai Berubah: Sayangnya pada pertengahan 1994, Enya dan Arif mengundurkan diri. Untuk mengisi kekosongan ini, dipilihlah Adnil (adik kandung arif) sebagai pemain gitar. Dengan formasi ini, Base Jam kembali berprestasi. Mereka terpilih sebagai Juara Umum Band di acara grand Final kompetisi musik serupa. Sejak saat itulah, Base Jam mulai seringa mengisi acara di sekolah, kampus, kafe serta acara radio.
Layaknya band-band lain, ketujuh pemuda ini mencoba untuk membuat lagu sendiri. Dibantu oleh musisi senior Harry Sabar, band ini sukses menciptakan empat lagu dan merekamnya dalam bentuk demo. Tahun 1995, PT Musica Studio's tertarik dengan materi lagu demo tersebut dan mengajukan kontrak kerjasama sebanyak empat album. Album perdana mereka, Bermimpi pun sukses dirilis di pertengahan tahun 1996. Nama Base Jam langsung diperhitungkan sebagai band pendatang baru paling sukses tahun itu.
Sayangnya keberhasilan ini tidak menjamin solidnya sebuah band. Tahun 1999, perubahan formasi kembali terjadi. Adnil memutuskan untuk mundur dengan alasan beda visi, menyusul kemudian Anya yang keluar dengan alasan yang sama. Sebelum Adnil dan Anya cabut, Base Jam sempat meraih beberapa prestasi menggembirakan. Mereka pernah terpilih sebagai 'Most Wanted Band Anteve, MTV Video Music Award 1999. Lagu Bukan Pujangga terpilih menjadi lagu terbaik di ajang Anugrah Musik Indonesia (1999) dan memenangkan kategori Video Klip Favorit versi Video Musik Indonesia (Febuary 1999).
Kekosongan posisi gitar Base Jam kemudian diisi oleh Coki. Cowok lulusan Guitar Institute of Technology, Hollywood ini diangkat menjadi personil tetap menjelang album kelima Base Jam 'Dari Hati' di tahun 2001. Namun sayangnya pergantian personil kembali terjadi. Coki sang gitaris tidak bertahan lama dengan kelompok ini karena kemudian dia memutuskan untuk pindah ke Netral, posisinya kemudian diisi dengan kembalinya Adnil sang mantan gitaris. Pergantian ini nampaknya tidak terlalu berpengaruh pada kreativitas grup asal Bogor ini, sebab di akhir tahun 2002 kemarin mereka merilis The Best of Base Jam dengan hits single jagoan Hujan Tanpa Awan. |